hq720

Produksi Beras Nasional 2025 Diproyeksi Tembus 34,77 Juta Ton, Lampaui Target Pemerintah

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memproyeksikan produksi beras nasional hingga akhir 2025 mencapai 34,77 juta ton, atau melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 32 juta ton. Berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik, angka tersebut mencerminkan kenaikan 13,54 persen dari target pemerintah. Dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (24/11), Amran menjelaskan bahwa realisasi tersebut memberikan tambahan produksi sekitar 2,7 juta ton dari target awal. Capaian ini juga mendorong stok beras nasional berada pada level 4,2 juta ton, lebih tinggi dari estimasi pemerintah maupun lembaga internasional.

Amran menegaskan bahwa peningkatan produksi beras nasional ini bahkan melampaui proyeksi USDA yang memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024–2025 mencapai 34,6 juta ton. Sementara itu, FAO memprediksi angka produksi beras Indonesia dapat mencapai 35,6 juta ton pada 2025. Selain beras, komoditas jagung juga menunjukkan kinerja positif. Produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen diperkirakan menembus 16,55 juta ton sepanjang Januari–Desember 2025, meningkat 9,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan capaian tersebut, Amran memastikan bahwa Indonesia tidak melakukan impor jagung untuk kebutuhan pakan tahun ini.

Kementerian Pertanian juga mencatat kenaikan signifikan pada komoditas hortikultura dan perkebunan. Realisasi produksi aneka cabai mencapai 92 persen, bawang merah 89,45 persen, serta kelapa, sawit, karet, dan kakao masing-masing berada di atas 85 persen. Untuk komoditas tertentu seperti kopi dan tebu, pencapaian produksi bahkan melebihi target, masing-masing sebesar 104,15 persen dan 104,86 persen. Tren positif juga terlihat di sektor peternakan, di mana produksi sapi berada pada level 92,74 persen, daging kambing dan domba 88,74 persen, serta daging ayam dan telur masing-masing mencapai 87 persen dan 86,49 persen.

Dalam paparannya, Amran menjelaskan bahwa rencana kerja Kementerian Pertanian tahun 2026 akan dipusatkan pada peningkatan produksi padi, jagung, dan berbagai komoditas strategis lainnya. Program kerja tersebut mencakup pencetakan sawah baru, optimalisasi lahan pertanian, rehabilitasi jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penyaluran pupuk bersubsidi. Upaya peningkatan produktivitas juga akan diarahkan pada regenerasi petani serta penguatan hilirisasi komoditas seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, dan lada.

Untuk 2026, Kementan menetapkan sejumlah target produksi utama, di antaranya: beras 34,77 juta ton, jagung yang diralat menjadi 18 juta ton, aneka cabai 3,08 juta ton, bawang merah 2 juta ton, tebu 39,5 juta ton, kopi 786 ribu ton, kakao 633 ribu ton, kelapa 2,89 juta ton, daging sapi dan kerbau 514 ribu ton, daging ayam 4,34 juta ton, serta telur 7,75 juta ton. Target padi setara dengan 60,34 juta ton gabah kering giling (GKG), atau 34,77 juta ton beras, sebagaimana tercantum dalam paparan resmi sasaran produksi komoditas strategis 2026.

nstnah8gonpvykbeb5ot

Bali Tergeser: Phu Quoc Dinobatkan sebagai Pulau Terindah di Asia 2025

Pesona Bali sebagai Pulau Dewata tampaknya mulai memudar di mata wisatawan global. Untuk pertama kalinya, Bali tidak lagi menempati posisi puncak sebagai pulau terindah di Asia. Gelar tersebut kini berhasil direbut oleh Pulau Phu Quoc di Vietnam, yang dinobatkan sebagai pulau terindah di Asia tahun ini berdasarkan ajang Reader’s Choice Awards milik majalah prestisius Condé Nast Traveler. Phu Quoc meraih skor 95,51 poin, meningkat 0,15 poin dari tahun sebelumnya, menjadi destinasi yang paling dipilih pembaca.

Setelah Phu Quoc, posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Langkawi di Malaysia dan Koh Samui di Thailand. Sementara Boracay dan Palawan dari Filipina menempati peringkat keempat dan kelima. Bali, yang tahun lalu masih berada di posisi pertama sebagai pulau terindah di Asia, kini harus puas turun ke posisi keenam. Penurunan ini menjadi sinyal bahwa popularitas Bali di mata wisatawan global mulai mengalami pergeseran.

Sebaliknya, Phu Quoc justru mengalami lonjakan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan. Sepanjang Januari—September 2025, tercatat sekitar 1,2 juta wisatawan asing datang ke pulau tersebut, meningkat 65,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data ini menguatkan tren bahwa Phu Quoc kini menjadi salah satu destinasi paling diminati di kawasan Asia.

Penghargaan Reader’s Choice Awards ini melibatkan lebih dari 757 ribu pembaca CN Traveler yang memberikan penilaian mengenai pengalaman mereka terhadap berbagai destinasi, mulai dari kota, pulau, hotel, resor, kapal pesiar, spa, hingga maskapai penerbangan. Sebagai salah satu penghargaan tertua dan paling bergengsi di industri perjalanan, penilaian CN Traveler sering menjadi rujukan para wisatawan dunia dalam menentukan destinasi liburan.

ketua-bidang-diplomasi-dan-komunikasi-satgas-penanganan-cs-137-bara-krishna-hasibuan-bersama-pejabat-lintas-kementerian-lembag-1762937186880_169

Kemenperin Tegaskan Pabrik Sepatu di Cikande Aman dari Cs-137, Ekspor Tetap Lancar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan bahwa pabrik produsen alas kaki yang sebelumnya dikabarkan terkontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) kini telah dinyatakan aman. Kepastian tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Taufik Bawazier, yang menegaskan bahwa Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) telah mengeluarkan surat clearance resmi bagi PT Nikomas Gemilang. Dengan adanya surat tersebut, Taufik memastikan tidak ada hambatan dalam proses produksi maupun ekspor perusahaan tersebut. Ia berharap kegiatan ekspor dapat kembali berjalan lancar setelah seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman.

Isu mengenai potensi kontaminasi Cs-137 sempat mencuat setelah otoritas melakukan pemeriksaan di sejumlah fasilitas industri, khususnya di wilayah Cikande. Kemenperin menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemetaan dan pemeriksaan yang dilakukan Bapeten, tidak ditemukan indikasi paparan radioaktif di area operasional PT Nikomas Gemilang. Penjelasan ini juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, yang mengungkapkan bahwa pemetaan kawasan industri menunjukkan lokasi yang terindikasi berada di area lain.

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cs-137 memberikan penjelasan terpisah mengenai temuan kontaminasi pada produk alas kaki yang diekspor ke Amerika Serikat. Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas, Bara Krishna Hasibuan, membenarkan adanya temuan Cs-137 pada produk ekspor dari perusahaan berinisial NM. Temuan tersebut diperoleh setelah penelusuran terhadap dua kontainer yang terkonfirmasi terpapar Cs-137. Produk yang bersangkutan berasal dari wilayah Cikande, tetapi berada di luar kawasan industri, dalam radius sekitar lima kilometer dari fasilitas PT PMT yang sebelumnya diidentifikasi sebagai sumber kontaminasi.

Bara menjelaskan bahwa kontainer pertama yang kembali ke Indonesia belum diproses oleh produsen dan belum melalui pemeriksaan. Kontainer kedua tiba pada 29 Oktober 2025 dan langsung menjalani pemeriksaan pada 30 Oktober. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada kontaminasi di permukaan kontainer, sehingga kontainer dinyatakan aman untuk disimpan di pelabuhan. Namun demikian, pengujian lebih lanjut terhadap isi kontainer, khususnya produk alas kaki, masih dilakukan oleh BRIN untuk memastikan seluruh produk bebas dari paparan Cs-137.

Dengan perkembangan ini, pemerintah menegaskan bahwa situasi telah terkendali dan proses investigasi berjalan sesuai prosedur. Industri di kawasan tersebut diharapkan dapat kembali beroperasi normal, sementara pengawasan terhadap potensi paparan radioaktif tetap diperketat untuk memastikan keselamatan dan kelancaran kegiatan ekspor nasional.

menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa-saat-melakukan-kunjungan-di-sman-3-jakarta-senin-10112025-1762763582803_169

Menkeu Purbaya Hidupkan Lagi Wacana Redenominasi Rupiah: Rp1.000 Jadi Rp1 Mulai Disiapkan untuk 2027

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menghidupkan wacana redenominasi rupiah yang sebelumnya sempat bergulir pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo. Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025–2029, Purbaya menyebut bahwa Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) ditargetkan untuk diselesaikan pada 2027. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah memperkuat efisiensi perekonomian nasional, menjaga kesinambungan pertumbuhan, menstabilkan nilai rupiah, serta meningkatkan kredibilitas mata uang Indonesia sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Bank Indonesia menjelaskan redenominasi sebagai proses penyederhanaan penulisan angka pada nilai barang, jasa, dan alat pembayaran dengan menghilangkan beberapa digit nol pada mata uang tanpa mengubah nilai riilnya. Dengan demikian, uang Rp100.000 akan menjadi Rp100, namun daya belinya tetap sama. Redenominasi kerap disalahartikan sebagai sanering, padahal sangat berbeda. Sanering merupakan pemotongan nilai uang yang berdampak langsung pada daya beli, biasanya dilakukan dalam kondisi ekonomi yang tidak sehat. Sebaliknya, redenominasi hanya dapat dilaksanakan dalam situasi inflasi rendah dan stabil, pertumbuhan ekonomi terjaga, harga stabil, sistem keuangan kuat, serta didukung kondisi sosial-politik yang kondusif.

Wacana redenominasi sendiri bukan hal baru. Gagasan ini telah muncul sejak 2013 dan kembali mencuat pada masa Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo yang meminta dukungan Presiden Jokowi untuk mempercepat penyelesaian regulasinya. Pada 2023, Gubernur BI Perry Warjiyo juga menyampaikan bahwa BI telah menyiapkan desain dan tahapan implementasi uang rupiah baru sebagai bagian dari rencana redenominasi. Kendati demikian, realisasinya selalu tertunda. Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah menegaskan bahwa redenominasi membutuhkan fondasi ekonomi yang sangat kuat dan proses transisi dapat memakan waktu hingga tujuh tahun. Kini, melalui PMK 70/2025, pemerintah memberi sinyal bahwa redenominasi kembali menjadi agenda strategis dan berpotensi diwujudkan dalam periode 2025–2029, selama kondisi ekonomi memungkinkan dan dukungan kebijakan berjalan selaras.

IMG-Netral-News-User-13187-W4QH1PL9S8

Internet Rakyat 5G: Wi-Fi 100 Mbps Hanya Rp100 Ribu per Bulan, Begini Cara Daftarnya

Masyarakat Indonesia akhirnya akan segera menikmati layanan internet Wi-Fi berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga sangat terjangkau, yaitu Rp100 ribu per bulan. Layanan bernama Internet Rakyat ini disiapkan oleh SURGE, salah satu pemenang lelang frekuensi 1,4 GHz beberapa waktu lalu.

Untuk menghadirkan layanan ini secara nasional, SURGE bekerja sama dengan OREX SAI, perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation, dua raksasa teknologi global.

Kolaborasi Besar untuk Menghadirkan Internet Terjangkau

Direktur Utama SURGE, Yune Marketatmo, menjelaskan bahwa Internet Rakyat dibuat untuk memperluas akses internet berkecepatan tinggi secara merata di seluruh Indonesia.

“Tujuan kami adalah menyediakan akses Internet yang terjangkau dan berkecepatan tinggi yang memungkinkan konektivitas merata di seluruh Indonesia. Melalui kolaborasi dengan OREX SAI, kami sedang membangun ekosistem 5G FWA dengan teknologi inovatif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemitraan ini merupakan komitmen perusahaan untuk menjembatani kesenjangan digital dan meningkatkan ekonomi digital Indonesia.

SURGE memenangkan frekuensi 1,4 GHz untuk Wilayah I melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama.

Layanan Internet 100 Mbps Murah Tanpa Kuota

Indonesia masih memiliki tingkat penetrasi fixed broadband yang termasuk terendah di ASEAN karena biaya instalasi dan langganan yang relatif tinggi. Melalui Internet Rakyat, SURGE menghadirkan solusi berupa:

  • Kecepatan hingga 100 Mbps

  • Harga tetap Rp100.000 per bulan

  • Tanpa batasan data (unlimited)

  • Pemasangan gratis

  • Gratis sewa modem

Layanan ini ditargetkan untuk pengguna rumah tangga, terutama yang selama ini belum terjangkau atau kurang terlayani oleh fixed broadband.

Ekosistem Infrastruktur 5G FWA Pertama di Dunia

Sebagai tahap awal implementasi pada tahun 2026, SURGE akan menugaskan hingga 4.800 stasiun basis (base station) kepada OREX SAI. Infrastruktur ini mencakup perangkat jaringan dan layanan teknis untuk membangun sistem FWA.

OREX SAI akan menyediakan sistem FWA Open RAN 1,4 GHz komersial pertama di dunia, didukung oleh integrasi teknologi:

  • Open RAN

  • 5G Core (5GC) NEC Corporation

Arsitektur ini memastikan jaringan yang skalabel, efisien, dan siap mendukung perluasan layanan secara nasional.

Secara paralel, PT Telemedia Komunikasi Pratama telah menggandeng 26 distributor lokal sebagai bagian dari strategi Go-To-Market, khususnya untuk wilayah Region I.

Cara Daftar Internet Rakyat 100 Mbps Rp100 Ribu

Saat ini Internet Rakyat sudah membuka pra-registrasi untuk masyarakat Indonesia. Pemasangan baru tidak dikenakan biaya, dan modem disediakan secara gratis.

Berikut cara mendaftar:

  1. Kunjungi situs resmi: Internetrakyat.id
  2. Isi data diri sesuai formulir
  3. Pilih lokasi rumah Anda
  4. Klik Registrasi

Calon pelanggan cukup menunggu konfirmasi saat area tempat tinggal mereka sudah siap di-cover jaringan.

660530687

WNI Resmi Bebas Visa ke Afrika Selatan – Ini 5 Destinasi Terbaik untuk Liburan Akhir Tahun 2024–2025

Indonesia akhirnya resmi mendapatkan akses bebas visa ke Afrika Selatan, menjadikan negara ini salah satu destinasi liburan akhir tahun paling hot untuk wisatawan Indonesia. Pengumuman disampaikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Jumat (21/11), setelah kesepakatan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Cyril Ramaphosa.

Ini berarti WNI bisa masuk Afrika Selatan tanpa visa, tanpa aplikasi online, tanpa biaya, dan tanpa proses rumit.
Travel tanpa visa = hemat waktu, hemat uang, hemat energi.

Dengan akses baru ini, Afrika Selatan menjadi destinasi luar negeri terbaik 2024–2025 untuk traveler Indonesia yang ingin merasakan pengalaman beda dari Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

1. Cape Town – Destinasi Nomor 1 Afrika Selatan untuk WNI

Cape Town sering disebut sebagai “The Most Beautiful City in Africa”. Kota ini wajib masuk urutan pertama untuk semua wisatawan Indonesia.

Daya tarik Cape Town:

  • Table Mountain, salah satu ikon alam dunia

  • Castle of Good Hope, situs sejarah kolonial

  • Malay Quarter, kawasan warna-warni ikonik

  • Cape Town City Tour, cocok untuk first-timers

Cape Town adalah destinasi paling banyak dicari di Google oleh traveler yang mencari liburan Afrika Selatan untuk WNI.

2. Seal Island, Mineral World & Good Hope Nature Reserve

Ini paket wisata yang paling banyak masuk itinerary tur Indonesia.

Yang bisa Anda lakukan:

  • Melihat anjing laut liar di Seal Island

  • Berkunjung ke Mineral World

  • Makan lobster khas Cape Town

  • Mengunjungi Cape Point, titik paling dramatis di Cape Town

  • Melihat koloni penguin Afrika di Boulders Beach

  • Melihat langsung titik pertemuan Samudra Hindia & Atlantik

Ini destinasi Instagramable, cocok untuk traveler yang mencari foto viral.

3. Winelands & Stellenbosch – Pusat Wine Terbaik Afrika

Jika Anda menyukai suasana tenang, hijau, dan elegan, Winelands adalah pilihan tepat.

Atraksi utama:

  • Wine tasting di Roosboom Winery

  • Menjelajahi kota klasik Stellenbosch

  • Belanja seni & suvenir di Green Market Square

Wilayah ini sangat populer untuk pencarian “wine tour Afrika Selatan” di Google.


4. Johannesburg – Kota Bersejarah yang Wajib Dikunjungi WNI

Johannesburg adalah kota penuh sejarah dan urban life.

Tempat wajib:

  • Hector Pieterson Museum

  • Mandela House

  • Regina Mundi Church

  • Soccer City Stadium, ikon Piala Dunia 2010

  • Mall of Africa, pusat belanja terbesar di Afrika

Cocok untuk traveler yang mencari wisata sejarah Afrika Selatan untuk WNI.

5. Kruger National Park – Safari Afrika Terbaik untuk Melihat Big Five

Keyword turunan: Kruger National Park safari, safari Afrika murah, Big Five Africa, wisata hewan liar Afrika Selatan

Kruger adalah highlight paling terkenal dari semua perjalanan ke Afrika Selatan.

Di sini Anda dapat melihat:

  • Singa

  • Gajah

  • Badak

  • Kerbau

  • Macan tutul

Safari di Kruger adalah pengalaman yang selalu trending di Google pencarian “safari Afrika Selatan untuk pemula”.

Sunset di Kruger = foto paling viral yang Anda bisa dapatkan dari Afrika Selatan.

Kesimpulan: Afrika Selatan Jadi Destinasi Liburan Akhir Tahun Terbaik untuk WNI

Dengan kebijakan bebas visa Afrika Selatan, WNI kini bisa menikmati wisata kelas dunia tanpa proses rumit.
Mulai dari Cape Town hingga Kruger National Park, Afrika Selatan menyediakan kombinasi wisata kota + alam + safari yang jarang dimiliki negara lain.

Ini saat terbaik bagi traveler Indonesia untuk menjelajahi Afrika Selatan pada liburan akhir tahun 2024–2025.

6812325c16591

Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.709 per Dolar AS: Sentimen The Fed Dongkrak Optimisme Pasar

Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pergerakan positif pada Senin (24/11) pagi. Mata uang Garuda dibuka pada level Rp16.709 per dolar AS, menguat 7 poin (0,04%) dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di saat mayoritas mata uang Asia justru berada di zona merah.

Kinerja Rupiah Lebih Stabil Dibandingkan Mata Uang Asia Lainnya

Berbeda dengan rupiah, banyak mata uang di kawasan Asia mengalami koreksi:

  • Yen Jepang melemah 0,19%

  • Baht Thailand turun 0,11%

  • Yuan China melemah 0,16%

  • Peso Filipina turun 0,16%

  • Won Korea Selatan terkoreksi 0,32%

  • Dolar Singapura melemah 0,08%

  • Dolar Hong Kong turun 0,01%

Performa ini menunjukkan bahwa rupiah bergerak relatif lebih kuat dibandingkan sebagian besar mata uang Asia lainnya.

Sentimen Global: Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut penguatan rupiah didorong oleh meningkatnya optimisme akan dilaksanakan pada bulan Desember.
Pernyataan dovish dari pejabat The Fed, William, membuat pasar kembali yakin bahwa kebijakan moneter AS akan mulai longgar dalam waktu dekat.

“Rupiah berpotensi melanjutkan penguatan seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Namun ketegangan China–Jepang dapat membatasi ruang apresiasi,” jelas Lukman.

Pergerakan Mata Uang Negara Maju Masih Bervariasi

Pasar global masih bergerak campuran.

  • Euro naik tipis 0,02%

  • Poundsterling Inggris melemah 0,02%

  • Franc Swiss turun 0,04%

  • Dolar Australia turun 0,14%

  • Dolar Kanada melemah 0,07%

Variasi ini menunjukkan pasar global sedang menunggu kepastian arah kebijakan moneter AS dan perkembangan geopolitik di Asia Timur.

Proyeksi Rupiah Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran:

Rp16.660 – Rp16.750 per dolar AS

Level ini akan sangat dipengaruhi oleh:

  • Sentimen The Fed dan komentar pejabatnya

  • Perkembangan ketegangan China–Jepang

  • Arus masuk/keluar modal asing

  • Stabilitas ekonomi domestik

Kesimpulan: Momentum Positif, tetapi Tetap Waspada

Penguatan rupiah di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia menjadi indikasi bahwa pasar mulai kembali percaya diri. Namun dinamika geopolitik dan kebijakan The Fed tetap menjadi faktor risiko utama yang perlu diantisipasi dalam beberapa hari ke depan.

SATUinco akan terus memantau perkembangan pasar global, pergerakan nilai tukar, dan kebijakan moneter internasional untuk memberikan insight strategis bagi pembaca, mitra, dan pemangku kepentingan.

1-7-4-flu-virus-3-1

AWAS! Influenza A Mengganas di Asia Tenggara: Apa yang Perlu Anda Tahu Agar Tetap Aman?

Kabar penting dari dunia kesehatan kembali menyita perhatian. Kementerian Kesehatan baru saja mengeluarkan peringatan serius mengenai lonjakan kasus Influenza Tipe A yang kini “menyerbu” kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Rumah sakit mulai dipenuhi pasien dengan gejala serupa, menandakan bahwa situasi ini tidak bisa dianggap enteng.

Pola peralihan musim dari kemarau ke hujan dituding sebagai pemicu utamanya, dengan subtipe virus H3N2 yang mendominasi. Apakah ini akan menjadi pandemi baru? Atau sekadar siklus tahunan yang lebih berat? Inilah fakta-fakta krusial yang wajib Anda ketahui untuk melindungi diri dan keluarga.

Bukan Pandemi, Tapi Waspada Komplikasi

Kabar baiknya, Epidemiolog Dicky Budiman menegaskan bahwa lonjakan ini bukanlah tanda awal pandemi baru. Ini adalah siklus musiman yang rutin terjadi, terutama menjelang musim penghujan di negara tropis. Namun, jangan lengah. Subtipe yang mendominasi saat ini adalah H3N2, varian yang dikenal menyebabkan gejala lebih berat dibanding flu biasa.

Gejala yang ditimbulkan H3N2 bisa sangat menguras tenaga: demam tinggi, batuk kering, nyeri otot hebat, hingga rasa lemas yang luar biasa. Bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, varian ini memiliki risiko lebih tinggi memicu komplikasi serius seperti pneumonia. Jadi, meskipun bukan pandemi, dampaknya terhadap kesehatan individu bisa sangat signifikan.

Kenapa Sakitnya Terasa Lebih Lama?

Banyak masyarakat mengeluh, “Kok flunya sembuhnya lama banget?” Ternyata, ada penjelasan medis untuk fenomena ini. Epidemiolog menjelaskan bahwa saat ini tidak hanya Influenza A yang beredar. Kita sedang menghadapi “sup virus” di mana COVID-19 (varian Omicron), RSV (Respiratory Syncytial Virus), dan bakteri lainnya juga ikut bersirkulasi di waktu yang sama.

Artinya, seseorang bisa saja terinfeksi lebih dari satu patogen secara bersamaan atau berurutan, membuat durasi sakit menjadi lebih panjang. Ditambah lagi dengan faktor polusi udara yang memperburuk kondisi saluran pernapasan dan sistem imun yang mungkin sedang menurun, membuat pemulihan terasa jauh lebih lambat dari biasanya.

Tanda Bahaya: Kapan Harus ke Dokter?

Jangan anggap remeh jika flu tak kunjung reda. Ada beberapa “bendera merah” yang harus Anda waspadai, terutama bagi lansia, anak di bawah 2 tahun, dan pemilik komorbid. Segera cari pertolongan medis jika mengalami demam di atas 38 derajat Celcius selama lebih dari 3 hari, napas cepat atau sesak, nyeri dada, atau jika anak terlihat sangat lemah dan menolak makan minum.

Kunci pertahanan terbaik saat ini adalah kembali ke dasar: protokol kesehatan. Masker bukan hanya untuk COVID-19, tapi juga sangat efektif menangkis penularan flu. Selain itu, vaksinasi influenza sangat disarankan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Vaksin yang tersedia saat ini sudah terupdate dan efektif mencegah keparahan penyakit hingga kematian.

gaya-purbaya-yudhi-sadewa-yang-resmi-jabat-menteri-keuangan-1757406979767_169

Menkeu Purbaya Nyalakan Tanda Bahaya: 200 Pengemplang Pajak Diburu

Era “main-main” telah resmi berakhir. Menteri Keuangan Purbaya secara terbuka menyatakan perang terhadap praktik korupsi dan ketidakpatuhan yang telah lama menggerogoti penerimaan negara. Dalam sebuah konferensi pers yang mengguncang, Purbaya menegaskan bahwa ini adalah ultimatum, meluncurkan serangan serentak di dua front krusial: para pengemplang pajak kakap di luar sana, dan para oknum “pemain” di dalam tubuh Bea Cukai. Ini bukan lagi sekadar himbauan; ini adalah peringatan terakhir.

Perburuan 50 Triliun: “Jangan Main-Main Sama Kita!”

Di front pertama, perburuan besar-besaran tengah dilancarkan terhadap 200 penunggak pajak kelas berat. Targetnya tidak main-main: Rp 50 triliun. Purbaya mengungkap bahwa Rp 8 triliun telah berhasil diamankan, namun perburuan ini masih jauh dari selesai. Sebagian masih dikejar, sebagian lagi dalam proses mencicil. Pesan untuk mereka singkat dan tajam, “Kemungkinan besar tertagih. Mereka jangan main-main sama kita.”

Operasi Bersih-Bersih Bea Cukai

Di front kedua, Purbaya tak ragu untuk melakukan “operasi bersih-bersih” di dalam rumahnya sendiri, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ia secara cerdas mengubah masalah akut impor pakaian bekas ilegal (“balpres”) menjadi solusi produktif. Alih-alih dimusnahkan dengan biaya mahal, jutaan lembar pakaian sitaan itu akan dicacah ulang dan dijual sebagai bahan baku murah bagi pelaku UMKM. Tak hanya itu, ia juga membongkar akal-akalan under-invoicing di Surabaya, di mana barang senilai hampir Rp 500.000 dilaporkan hanya seharga $5. “Dia pikir saya bodoh ya, agak pintar dikitlah,” sindirnya.

Ultimatum Mengerikan untuk Oknum Internal

Namun, peringatan paling menohok ia tujukan langsung kepada para oknum internal Bea Cukai. Ia secara gamblang mengakui sudah tahu “tokoh-tokohnya siapa” yang terlibat dalam permainan ini. Peringatannya pun tak main-main: “Saya harapin mereka tiarap dulu sampai 10 tahun ke depan.” Purbaya menegaskan, nama-nama itu sudah di kantongnya dan hanya tinggal menunggu waktu untuk ditindak.

Kabar Baik di Tengah Gempuran

Anehnya, di tengah gempuran ultimatum ini, Purbaya justru membawa satu kabar yang melegakan publik. Rencana pengenaan cukai pada popok sekali pakai dan tisu basah secara resmi ditunda. “Sebelum ekonominya stabil, saya enggak akan nambah pajak tambahan dulu,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa kebijakan baru akan dipikirkan hanya jika ekonomi sudah tumbuh stabil di atas 6%. Ini adalah sinyal jelas dari sebuah era baru di Kementerian Keuangan: brutal dalam penindakan kebocoran, namun bijak dalam menetapkan kebijakan. Peringatan telah diberikan.

ftcms_ac16124b-78b2-4990-a7d2-9007da01e7ad

Tiongkok Memimpin Dunia dalam Keuangan Hijau: Apa Artinya bagi Indonesia?

Tiongkok kembali mencuri perhatian dunia dengan langkah agresifnya dalam mendukung pembiayaan berkelanjutan. Sepanjang 2025, negara tersebut mencatat penerbitan obligasi hijau (green bonds) senilai lebih dari US$70,3 miliar, menjadikannya pemimpin global, melampaui Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Menurut laporan Climate Bonds Initiative, sekitar 40% dari total pembiayaan itu dialokasikan untuk proyek energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, serta pengelolaan limbah berkelanjutan. Tren ini menandai transformasi besar dalam strategi pertumbuhan Tiongkok, yang kini menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi pembangunan ekonomi jangka panjang dan percepatan menuju target net-zero emission.

Perkembangan ini sekaligus menegaskan pergeseran besar dalam orientasi investasi global: modal internasional kini semakin mengalir ke proyek-proyek hijau yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memiliki dampak lingkungan signifikan.


Peluang dan Relevansi bagi Indonesia dan Bali

Sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam dan pusat pariwisata bertaraf internasional, Indonesia, terutama Bali, memiliki potensi besar memanfaatkan tren global keuangan hijau (green finance). Beberapa sektor strategis yang dapat terintegrasi dengan investasi hijau antara lain:

1. Agribisnis Berkelanjutan

  • Pemanfaatan energi surya di lahan pertanian

  • Pengolahan limbah organik berbasis teknologi

  • Praktik pertanian presisi untuk menekan emisi karbon

2. Hospitality Ramah Lingkungan

  • Penggunaan arsitektur hemat energi pada resort dan vila

  • Penerapan sistem daur ulang air dan manajemen limbah modern

  • Pengembangan program eco-tourism berstandar global

Sektor ini sangat relevan untuk Bali mengingat meningkatnya preferensi wisatawan terhadap destinasi yang menjaga keberlanjutan lingkungan.

3. Keuangan Berbasis ESG dan UMKM Hijau

Lembaga keuangan lokal dapat menyalurkan modal ke:

  • UMKM ramah lingkungan

  • proyek energi terbarukan skala kecil

  • bisnis kreatif yang mengurangi jejak karbon

Akses pembiayaan hijau menjadi peluang besar bagi bisnis lokal untuk berkembang lebih cepat.


Strategi Dunia Usaha Indonesia Menyambut Tren Keuangan Hijau

Untuk mampu menarik investasi berkelanjutan dari pasar global, pelaku usaha Indonesia dapat menjalankan beberapa langkah strategis berikut:

1. Menyusun Roadmap Keuangan Hijau

Perusahaan perlu melakukan pemetaan aset dan aktivitas yang sesuai kategori green projects, seperti:

  • efisiensi energi

  • pengurangan penggunaan bahan bakar fosil

  • pengelolaan limbah terintegrasi

Roadmap ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk mengajukan pembiayaan hijau.

2. Mengoptimalkan Skema Pendanaan Hijau

Banyak skema pendanaan karbon rendah kini tersedia melalui:

  • Asian Development Bank (ADB)

  • International Finance Corporation (IFC)

  • Climate Bonds Initiative

  • Program Green Sukuk Indonesia

Skema pendanaan ini biasanya menawarkan bunga kompetitif dan persyaratan yang mendukung transformasi bisnis hijau.

3. Meningkatkan Pelaporan ESG

Investor global membutuhkan transparansi. Oleh karena itu perusahaan perlu:

  • menyusun laporan keberlanjutan (sustainability report)

  • mengukur dampak lingkungan secara kuantitatif

  • mengadopsi standar internasional seperti GRI, SASB, dan TCFD

Langkah ini menjadi kunci dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan.


Dampak Jangka Panjang: Bisnis Lebih Adaptif dan Bernilai

Transformasi menuju ekonomi hijau menawarkan sejumlah manfaat jangka panjang, antara lain:

1. Akses Modal Lebih Terjangkau

Obligasi hijau, pinjaman berlabel ESG, dan skema insentif pemerintah memberikan biaya pendanaan lebih rendah dibanding pendanaan tradisional.

2. Reputasi Lebih Kuat

Keberlanjutan semakin menjadi faktor utama dalam pemilihan destinasi wisata maupun produk pertanian. Komitmen hijau memperkuat daya saing.

3. Ketahanan Bisnis Terhadap Perubahan Regulasi dan Iklim

Bisnis berkelanjutan cenderung lebih adaptif terhadap perubahan regulasi, volatilitas energi, serta risiko iklim.


Kesimpulan: Indonesia dan Bali Siap Menjadi Pusat Green Finance di Asia Tenggara

Dengan kekayaan alam, pertumbuhan pariwisata, dan minat investor terhadap proyek berkelanjutan, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat ekonomi hijau kawasan. Bali, dengan reputasinya sebagai destinasi internasional, bahkan berpotensi menjadi laboratorium pembangunan berkelanjutan yang menghubungkan bisnis lokal dengan pasar keuangan hijau global.

Di era ekonomi hijau, kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh profit, tetapi juga oleh kontribusi terhadap lingkungan dan masa depan yang berkelanjutan.